Desain Rumah Tanpa Pagar Layak Jadikan Inspirasi

Rumah Tanpa Pagar

Rumah tanpa pagar seringkali bermasalah soal keamanan. Namun, jika kawasan perumahan tersebut dilengkapi dengan system keamanan yang baik, maka mendesain rumah tak berpagar jadi alternatif yang mesti kita bisa wujudkan.
Biasanya, rumah cluster merupakan sekelompok bangunan perumahan yang dibangun dengan konsep serupa, namun tidak dilengkapi pagar. Untuk sistem keamanan biasanya pengelola (dalam hal ini pengembang) membuat satu gerbang utama sebagai pengontrol keamanan. Dalam konsep ini, umumnya penghuni tidak dibenarkan mengubah desain rumah termasuk mengubah bagian depan atau menambahkan pagar pribadi. Meski kondisi ini memiliki beberapa kekurangan dan kelebihan, tidak ada salahnya jika anda menentukan impian hunian Anda pada model rumah cluster. Untuk informasi, ini dia 5 model rumah cluster tanpa pagar.

1. Rumah Mungil di Ozone Residence
Menurut Sumber Artikel perumahan yang berdiri di lahan terkecil Ozone Residence di daerah Bintaro ini dibangun dengan anggaran terbatas dan lahan yang kecil. Keterbatasan lahan membuat konsep cluster paling pas digunakan. Dengan lebar hanya 6 meter, pengembang masih bisa memberikan ruang untuk taman kering sekaligus ventilasi. Rumah satu dengan rumah lainnya juga tetap masih memiliki jarak.

2. Rumah Ozone
Rumah Ozone merupakan rumah Bima didirikan oleh pengembang di atas tanah seluas 8×11 meter. Konsep Void yang digunakan pada desain ruang makannya memberikan kesan luas seolah lantai atas dan lantai bawah bersatu. Selain itu, Void juga membuat sirkulasi udara menjadi lebih baik.
Desain eksterior depan yang menggunakan dua warna (cokelat dan putih) pun tetap terlihat modern dan manis meski dibuat dengan desain simpel.

3. Rumah Bogor
Rumah Bogor yang minimalis ini tetap memberikan ruang untuk taman mungil sebelum pintu masuk. Dengan menonjolkan warna-warna alami yang lembut, Rumah Bogor bisa menjadi inspirasi untuk cluster hunian Anda.

4. Rumah Putih
Dominasi warna putih dalam sebuah rumah akan memberikan nuansa yang mewah dan lapang dalam rumah. Pintu depan dibagi menjadi dua bagian: untuk garasi mobil dan pintu masuk.

5. Rumah Suluh
Rumah suluh tetap memasang separuh pagar dengan bagian terbuka untuk garasi mobil. Dibuat dengan dua lantai, Rumah Suluh tak hanya mengandalkan warna-warna minimalis namun memasang banyak kaca transparan sebagai pengganti dinding beton di beberapa bagiannya.

Inspirasi Desain Rumah Klasik Mewah Eropa

Desain Rumah Mewah Eropa

Mendesain rumah klasik mewah pasti harus memperhatikan detail dari setiap detail yang rumit pada fasad, pintu masuk, jendela, dan atapnya. Mungkin saja kita akan mendapati detail klasik seperti kolom bergalur, coffered plafond (panel-panel cekung di langit-langit), atau jendela yang dibingkai dengan detail molding.
Berikut adalah contoh otentik dari gaya rumah klasik Eropa dengan mengikuti prinsip khas ekspresi arsitektur berikut ini.

1. Model Early Classical Revival
Model rumah klasik (early classical revival) mempunyai teras bertingkat dua dominan yang didukung oleh kolom-kolom Tuscan dengan balkon lantai dua dan langkan yang menyatu ke dalam kolom dan detail cornice yang sangat rumit. Gaya rumah khas Eropa mayoritas beratap tinggi dan banyak menggunakan tiang-tiang. Setiap detail yang luar biasa, termasuk kolom-kolom tinggi dan balkon besi menjadi ciri khas model rumah early classical revival.

2. Model Greek Revival
Model Greel Revival dapat dibedakan dari sisi cornice dengan model early classical revival, rangkaian detail ukiran di bawah lis atap, model rumah Greek revival yang lebih modern menyajikan detail profil yang lebih sederhana daripada contoh-contoh early classical revival sebelumnya, namun tetap berpegang pada ekspresi formal gaya tersebut.

3. Model Neo Clasical
Model rumah neoclassical dapat dibagi menjadi tiga tipe utama. Bangunan bergaya kuil kuno, bangunan Palladian yang didasarkan pada gaya konstruksi vila Palladio (Arsitektur Renaisans) dan bangunan blok klasik.

Desain Rumah Mewah Eropa

Dari setiap gaya tersebut, mempunyai perpedaan yang cukup tajam antara berbagai gaya yang ada. Sehingga para perancang menambahkan berbagai gaya bangunan yang lebih beragam.